26.08.22
Postingan pertama.
Hari ini adalah hari yang membahagiakan untuk ku, akhirnya salah satu keinginan ku tercapai. Untuk ketiga kalinya aku merasakan bahagia ditahun ini. Kebahagian pertama ku di tahun ini adalah saat aku menjadi pacarnya, wanita yang selama ini aku suka namun aku tidak berani mendekatinya. aku begitu mengaguminya sampai aku tidak tau harus bersikap bagaimana saat sedang bersamanya, kita sudah berteman selama 3 tahun. aku mengenalnya saat kita mendapatkan kelas yang sama di tempat dimana aku menghabiskan masa SMA ku.
Impresi ku pertama kali kepadanya adalah dia wanita yang menarik dan cantik. Aku begitu tertarik saat dia mengeluarkan opininya saat sedang berdiskusi di dalam kelas, dan juga dia sangat menawan saat dia berpegang teguh dengan pendiriannya. Aku makin jatuh hati kepadanya saat dia mengajakku untuk berdiskusi dan bertukar opini, mendengar suaranya adalah salah satu hobi ku.
Aku melawati masa SMA ku dengan biasa-biasa aja, aku tidak pernah berfikir bahwa aku akan dekat dengannya. Namun, saat kita beranjak ke kelas 12. Rasa suka ku makin membesar karena di beberapa kali kamu mendekati ku untuk meminta tolong, seperti meminta ditemani atau meminta opini ku. Aku begitu ingat sekali saat aku memfoto mu secara diam-diam karena aku ingin memiliki fotomu tapi aku malu untuk memintanya kepadamu.
Tibalah waktu dimana kita akan berpisah, kita akan lulus SMA sebentar lagi. Pada waktu itu aku ditunjuk sebagai perwakilan untuk mengurus acara perpisahan sekolah, disaat aku sedang senggang dan orang-orang mulai berfoto untuk mendapatkan foto kenangan. Aku cuma berdiam diri saja karena aku tidak merasa aku perlu kenangan tersebut, namun tiba-tiba kamu menghampiriku dan mengajakku untuk berfoto berdua dengan mu. Itu adalah foto pertama dimana kita foto hanya berdua tanpa orang lain, aku begitu senang pada waktu itu dan salting disaat yang bersamaan. Karena aku berfikir bahwa itu tidak akan pernah terjadi, namun kamu dengan mudahnya menghilangkan fikiran tersebut.
Pada saat itu, jujur saja aku ingin mangatakan bahwa aku menyukaimu. Namun aku takut, takut akan ditolak olehmu dan dijauhi olehmu. Jadi aku memilih memendam rasa ini, setelah itu pun kita kembali berjarak lagi.
Tanggal 12 Mei 2022, pada hari itu tiba-tiba kau mengirim pesan kepadaku. Aku kaget sekaligus senang, disaat itu kau menanyakan tentang kartu seluler mu yang mengalami masalah. Disaat itu aku menjawab pertanyaanmu dengan sangat lengkap, bahkan aku juga berfikir bahwa kamu juga tidak akan mengerti apa yang aku katakan. Namun anehnya, kamu mencoba mengerti dan terus berbicara denganku. Aku yang melihat itupun sempat kegeeran karena aku pikir bahwa kamu juga tertarik kepadaku, dan ternyata tebakan ku benar. Ternyata kamu juga merasakan hal yang sama denganku, kita sama-sama saling tertarik satu sama lain.
Pada hari itu kita berbincang sangat lama dan seru sekali, dan tibalah saat kita sudah kehabisan topik pembicaraan. Disaat itu kita saling berbicara hal gak jelas dan random, kita saling mencoba mencari topik pembicaraan baru. Akhirnya tiba dimana aku mencoba menanyakan tentang perasaan kamu ke aku, kamu disitu selalu menghindari pertanyaanku karena kamu malu. Akhirnya aku jujur dan mengatakan apa yang aku rasakan kepadamu, kamu senang dan juga kaget karena kamu tidak menyadari bahwa aku tertarik kepadamu.
Setelah itu aku mencoba untuk melakukan perjudian dalam diriku, yaitu menanyakan perasaanmu dan meminta mu untuk menjadi pasanganku. Kamu yang mendengar itu pun salting dan terheran-heran kepadaku, dan akhirnya kamu pun ikut jujur kepadaku. Kamu menerima pernyataanku dan mulai pada hari itu kita resmi mulai berpacaran.
Dimulai hari itulah aku mulai menjalani hidup dengan kebahagian dan ketenangan, hari dimana aku mulai membuka mata ku kembali kedunia ini.
Komentar
Posting Komentar