07.11.2022

hari ini, tepatnya senin 07.11.22 adalah hari ke-180 kita berhubungan pacaran. dan karena itu aku ingin menuliskan ini.

banyak hal yang terjadi selama beberapa belakangan ini dengan kita, antara aku dan kau. entah itu sesuatu yang menggembirakan atau yang menyedihkan, entah itu canda tawa atau nangis kesedihan. namun satu hal yang pasti, kita sudah banyak berubah. entah aku dan kau, kita telah menemukan hal baru yang merubah cara pandang kita. namun satu hal yang pasti, perasaan ku masih sama dan akan terus seperti ini.

semuanya bermula saat kita harus ldr, aku terpaksa pindah ke luar kota untuk menempuh pendidikan ku dan kau harus tetap berada disana untuk menempuh pendidikan mu juga (17 Sep 22). namun sebelum itu kita memutuskan untuk kencan sebagai tanda perpisahan sebelum jarak kita semakin jauh, aku begitu ingat bagaimana kencan itu begitu merubah hidup ku dan tekad ku untuk melanjutkan pendidikanku. awalanya aku begitu takut untuk ldr dan harus terpaksa untuk jauh darimu karena aku selalu ingin terus berada didekat mu, namun pada akhirnya kamu meyakinkan ku dan menghilangkan semua keresahanku. pada akhirnya akupun berangkat ke luar kota.

seminggu pertama disana, aku begitu kesepian karena aku tidak punya siapa-siapa. aku tidak memiliki teman, sahabat, kerabat, atau bahkan keluarga. namun untungnya kamu selalu menemani ku walau hanya melalui sebuah pesan teks atau telpon suara, aku selalu berterima kasih karena itu membuat ku kuat untuk menjalani ini semua sendiri. hingga pada akhirnya masuklah ke masa dimana perkuliahanku dimulai.

tibalah ospek hari pertama, dimana aku bertemu dengan banyak orang baru. aku bertemu dengan begitu banyak orang dengan latar yang berbeda-beda, disana aku mulai menemukan teman-temanku. dan selanjutnya berjalan seperti biasa, kita masih berhubungan dengan baik tanpa ada masalah. sampai hari dimana hari terakhir aku ospek dimana ospek ku mengadakan event cosplay, mulanya berjalan seperti biasa aja sampai aku begitu cemburu dengan laki-laki yang unggah disosmed mu. aku tau ini adalah kesalahanku tapi seharusnya aku tidak bertindak seperti itu. ternyata aku cemburu dengan saudara mu, orang yang tidak kau kenalkan kepada ku. wajar kalau aku begitu cemburu pada saat itu, karena kamu tidak pernah menceritakan dia kepada ku. akibat dari cemburu tersebut, aku pun tersulut emosi dan tiba-tiba untuk membalas perbuatanmu.

aku pun membalas dengan ikut mengunggah foto dengan perempuan yang tidak aku kenali di sosial media ku karena aku tidak mau kalah denganmu, namun ternyata itu malah menimbulkan masalah yang begitu besar kepada hubungan kita dimana kita berantem begitu hebat setelah itu. singkat cerita kita berhasil membereskan masalah tersebut, namun sayangnyaa itu tidak membereskan luka mu yang dimana terus berimbas sampe sekarang. jujur saja setelah apa yang terjadi pada waktu itu, aku begitu trauma karena ternyata kamu tidak seperti yang aku pikirkan. ternyata kamu begitu egois, sampai-sampai kamu tidak mau melihat fakta yang sebenarnya.

segala cara sudah ku lakukan untuk memperbaiki semuanya, namun sepertinya itu akan mustahil karena sepertinya aku telah meninggalkan luka yang begitu dalam untukmu. setelah kejadian itu, engkau banyak berubah. aku tau itu wajar karena semuanya akan berubah karena ada sebabnya, namun aku masih belum bisa menerima bagaimana kamu memperlakukan ku selama ini setelah apa yang aku coba lakukan kepadamu. namun nasi telah menjadi bubur, aku tidak bisa merubah apa yang telah terjadi. aku cuma bisa menjadikan itu sebagai pelajaran untuk kedepannya. 

satu hal yang pasti, setelah kepergian ku kesini. aku belajar banyak hal tentang diriku, dirimu, dan kehidupan. aku selalu berharap semoga kita lekas membaik dan kembali seperti dulu kala, semoga dirimu mau memaafkan ku untuk kesekian kalinya.

sorry, and thank u for being here for 180 days.
hope u always okay. 
i love u, and always love u.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tetap Menjadi yang Paling Berarti, Meski Tak Lagi Seiring

26.08.22